Tuesday, April 15, 2008

Bertambah Bulan, Anakku

Basel sayang....
Ini puisi untuk ananda
Maaf tadi pagi Bunda tidak menggendongmu sebelum kekantor
Maaf juga karena berburu waktu, Engkau sedikit tertinggal
Nanti Bunda pulang, ada hadiah kecil, seperti biasa
Botol-botol ASI untuk Ananda

Basel sayang....
11 Bulanmu genap hari ini, dan beberapa menit dari Bunda menuang kata
Selamat Sayang, hingga saat tadi Bunda masih bisa mengecupmu
dalam terlelap.....
Selamat Sayang, semoga engkau selalu selamat

Basel sayang.....
Semoga dengan kepercayaan yang diberikan Allah untuk mu
Dalam usia yang diberikan oleh-Nya
engkau mampu berdiri untuk sesuatu yang mulia
engkau berani untuk mempertaruhkan sesuatu yang mulia
Seperti do'a yang terbersit di namamu

Basel Median Majdy

Tuhan, izinkan kami mengantarkan dia untuk berkenalan dengan-Mu



terimakasih untuk waktu hingga kini
aku masih diberi kepercayaan oleh-Mu

Friday, October 05, 2007

ya, saat ini

Saat aku ingin menangis
ya, saat ini
saat aku tidak bisa menangis
ya, saat ini



05102007
13:03
dikantorku, lagi bingung

Yang Hampir

Dalam bentangan waktu
antara siang dan malam
Dalam pergantian satu menjadi dua, tiga dan seterusnya
Yang hampir terkikis habis

Dan bila ada tanya
mengapa?
Yang hampir terkikis habis

seperti menunggu hujan dalam kemarau
seperti menunggu siang dalam pekat malam
yang pasti ada
yang pasti berubah
dan hanya menunggu giliran

Yang hampir terkikis habis
seperti karang di bibir pantai
dengan ombak
dengan waktu

semoga tidak dengan ku
untuk waktu kini
dan nanti
hingga nanti
semoga
Yang hampir terkikis habis
dapat tertepis





05102007
12:58 di WA lt.11
teruntuk cintaku
sebenarnya aku banyak tanya, harus seperti apa
dengan perbandingan aku apa adanya

Sunday, February 04, 2007

Hajatannya awan dan bumi

Bunda....., lihat......
antara langit dan bumi sedang bercakap
bercengkrama, mengatur strategi
bakal ada hajat besar malam nanti

tadi aku dapat kabar dari angin, bunda
malam nanti rombongan awan akan turun kebumi
kiranya disini ada kenduri
begitu undangan bumi yang terlayangkan ke kerajaan awan

berapa banyak yah, bunda?
ini hari tanah kosong pun sudah terisi
bahkan lebih dari penuh
sudah ada tuan dan nyonya awan yang berdiri
bunda lihat kan?.....
disana......
disini........
dimana-mana
kaki yang biasa bertelanjang, bersentuhan dengan warna merah dan ataupun coklat
sudah mulai menjejak pada lantai-lantai aspal

Mungkin malam ini kita berdiri saja
sambil menyambut kedatangan mereka
ada baiknya kita menonton di atas balkon rumah yang lapang
ketimbang berjejalan dengan tetamu

Bunda,.......
benar, malam ini yang dijanjikan
lihat para tuan dan nyonya telah datang
menggenakan pakaian kecoklatan.....
dengan parfum khas lumpur sungai
bumi pun mulai menyalakan AC
supaya tamu tidak kegerahan
tapi aku jadi kedinginan, bunda.....
brrrrr...........





Jakarta banjir lageee
4 Februari 2007/jam 17 lewat dikit
(lagi di rumah kontrakan belakang antam)

Thursday, November 09, 2006

kekasihku (bunda memanggil)

Andai saat ini ada batas yang sesungguhnya tidak berbatas
karena hidup melewati kita yang hidup
karena cinta melewati kita yang saling mencinta
hadir dalam hitungan waktu kedepan
yang sedang bersiap memanggil dua jiwa yang membuahkan jiwa
untuk yang terkasih,
Bintang kecilku yang sedang menunggu waktu

Pilihan dari sebuah hidup baru...
"bersabar, sayang......",
ya aku bersabar demi putaran waktu yang harus berputar
demi pergantian yang harus berganti
"bersabar, sayang.....",
ya aku bersabar demi cinta dari tercinta

Kekasih....
Ada 2 hati menanti,
Ada 2 jiwa bersama






(dari kami yang merindukan kehadiran dan sentuhanmu,
sering pulang yaaah pah.....kita kangen loh,
Jakarta - Medan cuma 2 jam
luuuuuv yuuuuuuuu
ada 2 dalam satu)
-menjelang sore, jkt-
9/11/06

Monday, March 27, 2006

Untuk Orangtuaku

Ayah, Ibu.......
sudah bukan aku anak-anak seperti dulu
ada masa aku harus mencoba berdiri
menikmati hembusan angin
bahkan terpaan badai
untukku syarat mencapai gelar dewasa

Ayah, Ibu.........
Sudah bukan saat aku masih seperti dulu
dalam dekap lindungan tangan keduamu
cukup, kali ini
dengan doa, dengan senyuman
lewat gelombang kasih sayang

Aku masih aku
tidak lepas dari yang namanya
anak-ibu-ayah

Aku masih aku
yang saat ini telah Kalian hantarkan
menuju pintu antara
Ingatkah....ayah, ibu?

Jangan kodisikan aku, terus
dalam batas antara
sekalipun aku telah melewatinya
aku masih aku

Ayah, Ibu......
ada satu kondisi dimana aku harus memilih
saat keduanya benar menghantam
dan maaf, jika kupilih dia.
Bukan sebatas nafsu atau kealpaan yang disengaja
tapi memang itu aturannya
Ingatkah Ayah, Ibu.........
Kalian yang menghantarkan aku
dan karena kalian dengan izinNya ku ada di batas itu

Ayah, Ibu.........
Seribu sayang, lebih dan lebih untuk kalian
Doakan aku
dengan cinta dan sayang
mendekati wanita sholehah
bukan hanya dimata kalian
namun juga dimata yang sudah keharusan aku kepadanya
sudah tentu kepada yang menciptakan aku, kalian, dia dan semua

Ayah, Ibu.......
kudendangkan berkali dendang sang pencinta
semoga angin menyampaikan
bukannya topan yang menggulung



Teruntuk kedua orang tuaku
segenap rasa untuk kalian
-yang tercinta-
Jakarta, 27 March 06
17:40






Tuesday, March 21, 2006

remuk redam yang setengah melayang

syair apa yang harus aku senandungkan
untuk hatimu terbuai melodi
bunga rupa apa yang harus ku rangkai dalam vas di mejamu
untuk hatimu terbuai semerbak
pakaian apa yang harus kukenakan
untuk hatimu tergetar melihatnya

cinta?.........
mengapa kau diam
sudah tidak ada kata kah yang bisa kau ucap
barang satu dua.........


kubaringkan tubuhku dihadapanmu
layu, selayu bunga yang mengering, mungkin mulai mati
mungkin seperti aku
mungkin harus itu
untuk engkau tahu.......
aku punya cinta hanya satu






for my huby....
what should i do?
Jakarta, WA 12:15/ 180306
Tuhan, tolong selamatkan kami.......

Friday, March 17, 2006

untukmu

maaf bila bersamaku
kau menjadi terbebani


(menyedihkan)




4 soumy
Jakarta, 11:43/ March 17, 2006

Thursday, March 16, 2006

mungkin (begini) adanya

Sepertinya dia disampingku
Namun dia jauh
Sepertinya ku ucap lirih rindu
namun ku harus berteriak
(terkadang)

Dan kita memang masih saling mencari
sisi mana tempat aku bisa berdiri
sisi mana tempat engkau bisa bersanding
Bukan demi waktu,
Namun demi sebuah bentuk cinta yang telah ada
bukan demi waktu,
namin demi sebuah bentuk cinta yang terpasrahkan

Mencari keseimbangan
dari amarah
....................................................

dan..........terdiam........................

tapi bukan tak peduli
atau merasa
atau engan
atau melupa


dari derai yang terlahir
yang lebih mendera hati, jauh, yang tak kau dengar


Maaf bila aku tak sempurna
dan mungkin tak bisa sempurna
dan memang tak bisa


menyatukan bukan menyamakan

sudah layaknya tidak ada sesal tentang perbedaan

menyatukan tidak hanya pencocokan mutlak

selayaknya tak ada sesal tentang perbedaan






Jakarta-WA- March 16, 2006
untuk 2 bulan yang lebih 1 hari
dihari ini

09:15

Tuesday, December 27, 2005

Izin (kan aku memilih)

Tuhan......
izinkan aku memilih dari hidup yang bagian yang hidup
Memagari diri dari hidup bagian yang hidup
Dengan (Insya Allah) cinta di naungan cintaMu

Tuhan......
dari seluruh bagian hidup yang hidup
dari sekian pilihan hidup yang hidup
dan (Insya Allah) kupilih
satu sisi yang sebenarnya sebuah pertanyaan
yang menggeliat, bahkan berputar
.....dalam sebuah (yang namanya) kehidupan

entah itu namanya belahan jiwa
entah itu katanya rusuk yang menjelma
entah (apa) itu namanya.....
sekalipun katanya cinta
(Insya Allah) cinta di naungan cintaMu




(27 des' 05 19days b4 15 first
15:15..........
Bismillah)

(Syetan) pun menang

Pergulatan antara hasrat
Pergolakan antara jiwa
keterbatasan
kenafikan
dia pun bergegap gempita
saat sekejap terlintas
Astagfirullah.........

Aku hanya manusia biasa
dan hanya manusia biasa
sampai kapanpun manusia biasa
Tapi ini luar biasa
dan bahkan luar biasa terlepas kendali






(back to 4/5 middle of 12 o'five)
bandung

Monday, November 14, 2005

In The Middle of November

Dewiku yang setengah di bulan November
Bintangku yang setengah di bulan November
(mungkin) Hatiku yang setengah di bulan November
(mungkin) keyakinan yang setengah di bulan November

Berpijak pada bagian setengah.....
atau pertengahan?......





(Medan Merdeka/ 14 Nov'05)
14:00

Friday, September 16, 2005

Puisi orang bingung

wew...wew...wew...wew
pfh...........
pfh...........
pfh...........
pfh...........
pfh...........
pfh...........
pfh...........
pfh...........


Jkt 16 Sept 05
09.10

Thursday, September 15, 2005

Untuk mu

Kurajut malam dengan benang kerinduan
Kuhias dengan lukisan
dari canting hati dan tinta ketulusan
Dan kurajut sebanyak putaran roda pintal kehidupan

Sederhana.....mungkin wujud nantinya

Untukmu.......
Kau jadikan selimut dikala malam
Kau jadikan alas dan bantal dikala tidur lelapmu
Kau jadikan pakaian dalam keseharianmu
Kau jadikan tirai penutup jendelamu
Kau jadikan kelambu tempat tidurmu
Sekalipun kau jadikan penghapus peluh
bahkan pedih, bulir air matamu

Kau jadikan apa yang hatimu jadikan




dedicated for whyantz
wa-jkt/ 18:15/ 150905
i'm so sorry for any mistake, please

Tuesday, September 06, 2005

from me to you

Teach me, how to share the love that you have

And hope, u’ll know who you are

Show me, how to tell the love…..

And hope, u’ll know who you are

Let your soul buried in the deep sea

And hope, u’ll know how to breathe

Let your soul buried in the dark night

And hope, u’ll know how the star shine

Let your soul buried in the emptiness

And hope, u’ll know how to sing a song




"dedicated for someone who was tought me how to live"
Thank a million..........
and let me to tell you,
i am not you and you're not me
so....we are different
and we are not the same
may have you fell a rhythm in your soul
but it can be a tears in my heart

Jakarta/WA, 11:45, 060905
still in the same place

Monday, September 05, 2005

revolusi, evousi?

kejenuhan, kepenatan, kelelahan
ke............an
menghancurkan dengan hancur yang berkeping
bentuk baru.....

..................................................

sesuatu yang dengan letupan, dentuman

..................................................

aku bermetamorfosa,
dengan kelaparan
dengan kesakitan
dan dengan ketidakpastian

peralihan, penentuan, antara mati atau
sesuatu yang baru


perubahan yang sama dengan hancur
mungkin titik waktu yang berbeda

dan itu,.............
tentang hidup atau mati




(WA/15:15/050905)
i hate this.......
Tuhan, lunakkanlah hati........
sepeti engkau melunakan besi pada nabi Daud

Friday, August 19, 2005

dan ku bisikkan cinta untukmu

Sayang.........
maaf bila semalam ku buat sedikit kelu
gambaranku...
tentang masa lalu dan diwaktu lalu

Aku yang mencoba untuk memulai
sebuah rekaan waktu tentang hari nanti
Yang aku sendiri belum mengerti
dan ku coba pahami......lewat darimu

dan saat waktu dalam setiap pertemuan
antara Dia dan aku
dan saat waktu dalam setiap pertemuan itupun
selalu kuceritakan tentangmu
dan saat waktu dalam setiap pertemuan itupun
selalu ku rangkaian cintamu
dalam rangkaian cinta-Nya
Karena hadirmu adalah karena-Nya

dan kubisikkan cinta untukmu






(WA/12:15/190805)
untuk kekasihku yang dipihkanNya
cinta itu......ada
dan bukan karena terpaksa atau mengada
dan bagian hidupku ada padamu
dan kau adalah "mengapa semut"

Thursday, August 18, 2005

Jujur

aku lelah menunggu waktu
yang berlalu.......
dan hanya membiarkan ku
membeku

aku benci menunggu hari
yang berganti
dan membiarkanku
dalam mimpi

tidak ada yang salah
jika saatnya kuputuskan
untuk pergi
karena aku.......memiliki kaki
memiliki hati

tidak ada yang salah
jika saatnya kuputuskan
untuk meninggalkanmu
karena aku.......(jujur) jemu
dalam lembaran kelabu



(WA/09:00/180805)
Aku mau resign.................
cape.........dengan hati........
dah itu, tetap ada batas kulminasi

Saturday, August 13, 2005

(tidak ada judul)

Jangan paksa aku........
menjadi batu
karena aku manusia
menyerupai pun ada masa

jangan paksa aku..........
menjadi angin
mungkin kau terbui semilir
tapi aku?.... kelelahan

Jangan paksa aku........
untuk tetap hidup
jikalau belenggumu
membuat aku mati




(WA/13:00/130805)
Aku resah pun, tak kau sadari
aku gelisah pun, tak kau mengerti
lalu?......menunggu aku mati
baru kau meratapi?......
mimpi bila ada ratap, karena kaulah benarnya
yang batu,............

Tuesday, August 02, 2005

Izinkan Aku Bicara

Saat ini, izinkan aku bicara
dari kemarin pun, aku ingin bicara
hingga mungkin esok
dimana belum terurai
izinkan aku bicara

Ini bukan tentang gemerlap yang sering ibu pancarkan
Ini bukan tentang gemilang yang sering ibu puisikan
Ini bukan tentang gemuruh yang sering ibu sulutkan
tapi ini tentang aku,
tentang hidup yang baru mulai aku pendarkan

Ibu......
Ingat bagaimana saat ibu mulai berdiri
Ingat bilamana saat ibu mulai berjalan
Itu aku, saat ini
Jadi, bukan untuk menusuk ataupun menikam
ataupun membunuh
aku hanya ingin berlajar berjalan
berlajar berlari
hingga saat nanti , kukenakan baju kebesaran
aku akan sulam nama ibu,
disisi jantung sebelah kanan




(wa/08:30/ 020805
Untuk ibuku dikantor.........
tolong mengerti aku dan pahami dirimu
kau tidak sendiri
tanpaku pun,....aku tetap bukan siapa-siapa)