Monday, November 09, 2009

Dilema

Apa yang disebut, jika aku tidak tau harus bagaimana
Apa yang dikatakan, jika aku tidak tau apa ini namanya

lakukanlah dengan sepenuh hati,
aku sudah setengah hati
lakukanlah dengan hati,
mungkin aku sudah tidak ada hati

lalu aku harus bagaimana ???




Depok, 9 nov'09 19.30
lanjut sebagai buruh
atau
mengikuti hati menjadi penjaga kekasih kecilku

Tuesday, April 15, 2008

Bertambah Bulan, Anakku

Basel sayang....
Ini puisi untuk ananda
Maaf tadi pagi Bunda tidak menggendongmu sebelum kekantor
Maaf juga karena berburu waktu, Engkau sedikit tertinggal
Nanti Bunda pulang, ada hadiah kecil, seperti biasa
Botol-botol ASI untuk Ananda

Basel sayang....
11 Bulanmu genap hari ini, dan beberapa menit dari Bunda menuang kata
Selamat Sayang, hingga saat tadi Bunda masih bisa mengecupmu
dalam terlelap.....
Selamat Sayang, semoga engkau selalu selamat

Basel sayang.....
Semoga dengan kepercayaan yang diberikan Allah untuk mu
Dalam usia yang diberikan oleh-Nya
engkau mampu berdiri untuk sesuatu yang mulia
engkau berani untuk mempertaruhkan sesuatu yang mulia
Seperti do'a yang terbersit di namamu

Basel Median Majdy

Tuhan, izinkan kami mengantarkan dia untuk berkenalan dengan-Mu



terimakasih untuk waktu hingga kini
aku masih diberi kepercayaan oleh-Mu

Friday, October 05, 2007

ya, saat ini

Saat aku ingin menangis
ya, saat ini
saat aku tidak bisa menangis
ya, saat ini



05102007
13:03
dikantorku, lagi bingung

Yang Hampir

Dalam bentangan waktu
antara siang dan malam
Dalam pergantian satu menjadi dua, tiga dan seterusnya
Yang hampir terkikis habis

Dan bila ada tanya
mengapa?
Yang hampir terkikis habis

seperti menunggu hujan dalam kemarau
seperti menunggu siang dalam pekat malam
yang pasti ada
yang pasti berubah
dan hanya menunggu giliran

Yang hampir terkikis habis
seperti karang di bibir pantai
dengan ombak
dengan waktu

semoga tidak dengan ku
untuk waktu kini
dan nanti
hingga nanti
semoga
Yang hampir terkikis habis
dapat tertepis





05102007
12:58 di WA lt.11
teruntuk cintaku
sebenarnya aku banyak tanya, harus seperti apa
dengan perbandingan aku apa adanya

Sunday, February 04, 2007

Hajatannya awan dan bumi

Bunda....., lihat......
antara langit dan bumi sedang bercakap
bercengkrama, mengatur strategi
bakal ada hajat besar malam nanti

tadi aku dapat kabar dari angin, bunda
malam nanti rombongan awan akan turun kebumi
kiranya disini ada kenduri
begitu undangan bumi yang terlayangkan ke kerajaan awan

berapa banyak yah, bunda?
ini hari tanah kosong pun sudah terisi
bahkan lebih dari penuh
sudah ada tuan dan nyonya awan yang berdiri
bunda lihat kan?.....
disana......
disini........
dimana-mana
kaki yang biasa bertelanjang, bersentuhan dengan warna merah dan ataupun coklat
sudah mulai menjejak pada lantai-lantai aspal

Mungkin malam ini kita berdiri saja
sambil menyambut kedatangan mereka
ada baiknya kita menonton di atas balkon rumah yang lapang
ketimbang berjejalan dengan tetamu

Bunda,.......
benar, malam ini yang dijanjikan
lihat para tuan dan nyonya telah datang
menggenakan pakaian kecoklatan.....
dengan parfum khas lumpur sungai
bumi pun mulai menyalakan AC
supaya tamu tidak kegerahan
tapi aku jadi kedinginan, bunda.....
brrrrr...........





Jakarta banjir lageee
4 Februari 2007/jam 17 lewat dikit
(lagi di rumah kontrakan belakang antam)

Thursday, November 09, 2006

kekasihku (bunda memanggil)

Andai saat ini ada batas yang sesungguhnya tidak berbatas
karena hidup melewati kita yang hidup
karena cinta melewati kita yang saling mencinta
hadir dalam hitungan waktu kedepan
yang sedang bersiap memanggil dua jiwa yang membuahkan jiwa
untuk yang terkasih,
Bintang kecilku yang sedang menunggu waktu

Pilihan dari sebuah hidup baru...
"bersabar, sayang......",
ya aku bersabar demi putaran waktu yang harus berputar
demi pergantian yang harus berganti
"bersabar, sayang.....",
ya aku bersabar demi cinta dari tercinta

Kekasih....
Ada 2 hati menanti,
Ada 2 jiwa bersama






(dari kami yang merindukan kehadiran dan sentuhanmu,
sering pulang yaaah pah.....kita kangen loh,
Jakarta - Medan cuma 2 jam
luuuuuv yuuuuuuuu
ada 2 dalam satu)
-menjelang sore, jkt-
9/11/06

Monday, March 27, 2006

Untuk Orangtuaku

Ayah, Ibu.......
sudah bukan aku anak-anak seperti dulu
ada masa aku harus mencoba berdiri
menikmati hembusan angin
bahkan terpaan badai
untukku syarat mencapai gelar dewasa

Ayah, Ibu.........
Sudah bukan saat aku masih seperti dulu
dalam dekap lindungan tangan keduamu
cukup, kali ini
dengan doa, dengan senyuman
lewat gelombang kasih sayang

Aku masih aku
tidak lepas dari yang namanya
anak-ibu-ayah

Aku masih aku
yang saat ini telah Kalian hantarkan
menuju pintu antara
Ingatkah....ayah, ibu?

Jangan kodisikan aku, terus
dalam batas antara
sekalipun aku telah melewatinya
aku masih aku

Ayah, Ibu......
ada satu kondisi dimana aku harus memilih
saat keduanya benar menghantam
dan maaf, jika kupilih dia.
Bukan sebatas nafsu atau kealpaan yang disengaja
tapi memang itu aturannya
Ingatkah Ayah, Ibu.........
Kalian yang menghantarkan aku
dan karena kalian dengan izinNya ku ada di batas itu

Ayah, Ibu.........
Seribu sayang, lebih dan lebih untuk kalian
Doakan aku
dengan cinta dan sayang
mendekati wanita sholehah
bukan hanya dimata kalian
namun juga dimata yang sudah keharusan aku kepadanya
sudah tentu kepada yang menciptakan aku, kalian, dia dan semua

Ayah, Ibu.......
kudendangkan berkali dendang sang pencinta
semoga angin menyampaikan
bukannya topan yang menggulung



Teruntuk kedua orang tuaku
segenap rasa untuk kalian
-yang tercinta-
Jakarta, 27 March 06
17:40






Tuesday, March 21, 2006

remuk redam yang setengah melayang

syair apa yang harus aku senandungkan
untuk hatimu terbuai melodi
bunga rupa apa yang harus ku rangkai dalam vas di mejamu
untuk hatimu terbuai semerbak
pakaian apa yang harus kukenakan
untuk hatimu tergetar melihatnya

cinta?.........
mengapa kau diam
sudah tidak ada kata kah yang bisa kau ucap
barang satu dua.........


kubaringkan tubuhku dihadapanmu
layu, selayu bunga yang mengering, mungkin mulai mati
mungkin seperti aku
mungkin harus itu
untuk engkau tahu.......
aku punya cinta hanya satu






for my huby....
what should i do?
Jakarta, WA 12:15/ 180306
Tuhan, tolong selamatkan kami.......